Dimuridkan oleh Algoritma, Digembalakan oleh Media Sosial:

Sebuah Refleksi Kritis Peran Pendidikan Kristiani dalam Keluarga

Authors

  • Hendrik Legi Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK) Diaspora Wamena
  • Yoel Giban Sekolah Tinggi Agama Kristen Diaspora Wamena Papua Pegunungan
  • Semi Kainara Sekolah Tinggi Teologi Arastamar Wamena

DOI:

https://doi.org/10.54369/ajtpk.v4i1.65

Keywords:

Christian education, discipleship, Christian family, digital age, digital algorithms

Abstract

Abstract: The rapid development of digital technology has brought significant changes in the lifestyle of Christian families, especially in the process of child discipleship. Social media algorithms now play a dominant role in shaping children's behaviors, thoughts, and moral values, replacing the traditional role of the family as the center of faith education. This situation raises important questions. What is the role of Christian Religious Education (PAK) in the family in facing the challenges of algorithms and the dominance of social media in the process of forming children's faith? This research aims to critically reflect on the role of PAK in the Christian family in the context of an increasingly complex digital age. The research method used is a reflective qualitative approach with literature study and content analysis. The study found that many Christian families tend to let algorithms be the primary "disciples" of children, while parental spiritual involvement is diminishing. The novelty lies in an integrative perspective that links discipleship, digital algorithms, and the role of parents as spiritual shepherds of children in the contemporary context. This reflection emphasizes the importance of the family as the main space for faith education that must be active and conscious in shaping children's character through example, teaching the word, and managing digital media wisely. In conclusion, if the Christian family does not take back the mandate of discipleship from the hands of algorithms, then the world will continue to shepherd the younger generation with values that are contrary to the Gospel. Therefore, PAK in the family must be restored as the main strategy to form a resilient generation of disciples of Christ in the digital age.

 

Abstrak: Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam pola hidup keluarga Kristen, khususnya dalam proses pemuridan anak. Algoritma media sosial kini memainkan peran dominan dalam membentuk perilaku, pemikiran, dan nilai-nilai moral anak-anak, menggantikan peran tradisional keluarga sebagai pusat pendidikan iman. Situasi ini menimbulkan pertanyaan penting. Bagaimana peran Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam keluarga dalam menghadapi tantangan algoritma dan dominasi media sosial dalam proses pembentukan iman anak? Penelitian ini bertujuan untuk merefleksikan secara kritis peran PAK dalam keluarga Kristen dalam konteks era digital yang semakin kompleks. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif reflektif dengan studi literatur dan analisis isi. Penelitian ini menemukan bahwa banyak keluarga Kristen cenderung membiarkan algoritma menjadi “pemurid” utama anak, sementara keterlibatan spiritual orang tua semakin berkurang. Noveltinya terletak pada perspektif integratif yang mengaitkan pemuridan, algoritma digital, dan peran orang tua sebagai gembala rohani anak dalam konteks kekinian. Refleksi ini menekankan pentingnya keluarga sebagai ruang utama pendidikan iman yang harus aktif dan sadar membentuk karakter anak melalui keteladanan, pengajaran firman, dan pengelolaan media digital secara bijak. Kesimpulannya, jika keluarga Kristen tidak mengambil kembali mandat pemuridan dari tangan algoritma, maka dunia akan terus menggembalakan generasi muda dengan nilai-nilai yang bertentangan dengan Injil. Oleh sebab itu, PAK dalam keluarga harus dipulihkan sebagai strategi utama membentuk generasi murid Kristus yang tangguh di era digital

References

Agata, Bulanda, Yonatan Alex Arifianto, and Yahya Yahya. “Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Keluarga Sebagai Upaya Mereduksi Perilaku Kekerasan Terhadap Anak.” MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen 1, no. 2 (September 2022): 130–42. https://doi.org/10.55967/manthano.v1i2.20.

Arifianto, Yonatan Alex. “Pentingnya Pendidikan Kristen Dalam Membangun Kerohanian Keluarga Di Masa Pandemi Covid-19.” REGULA FIDEI: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 5, no. 2 (2020): 94–106.

Arifianto, Yonatan Alex, Jirmia Dofi Suharijono, and Adi Sujaka. “Eksplorasi Rohani Sebagai Pertumbuhan Spiritualitas Dalam Ruang Virtual: Misi Kekristenan Di Era Digital.” TELEIOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 4, no. 1 (2024): 64–72.

Arifianto, Yonatan Alex, Reni Triposa, and Paulus Karaeng Lembongan. “Studi Alkitab Tentang Misi Dan Pemuridan Dalam Amanat Agung Dan Implikasinya Bagi Kehidupan Kristen Masa Kini.” Diegesis, n.d.

Barna, George. Revolutionary Parenting: What the Research Shows Really Works. Tyndale House Publishers, Inc., 2010.

Cinelli, Matteo, Gianmarco De Francisci Morales, Alessandro Galeazzi, Walter Quattrociocchi, and Michele Starnini. “The Echo Chamber Effect on Social Media.” Proceedings of the National Academy of Sciences 118, no. 9 (2021): e2023301118.

Coleman, Robert E. The Master Plan of Evangelism. Baker Books, 2006.

Dwikoryanto, Matius I Totok, Yudi Hendrilia, and Carolina Etnasari Anjaya. “Sekolah Kristen Dan Pendidikan Agama Kristen Dalam Persiapan Menghadapi Era Society 5.0.” Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 6, no. 2 (2021): 97–108.

Feriyansyah, Feriyansyah, and Septiana Dwiputri Maharani. “Pragmatisme Pendidikan Kewargaan Digital Dalam Kepungan Algoritma Suatu Refleksi Aksiologi.” Jurnal Civic Hukum 8, no. 1 (2023).

Hartono, Handreas. “Mengaktualisasikan Amanat Agung Matius 28:19-20 Dalam Konteks Era Digital.” Kurios, 2018. https://doi.org/10.30995/kur.v4i2.87.

Hendrik, Legi. Moral, Karakter, Dan Disiplin Dalam Pendidikan Agama Kristen. Tasikmalaya: Edu Publiser, n.d.

Kasiati, Rima Indah, and Frets Keriapy. “Telaah Teologis Terhadap Peran Orang Tua Dalam Menumbuhkan Kepercayaan Diri Remaja.” Jurnal Antusias 7, no. 1 (2021): 1–14.

Lili, Olivia. “Proses Pembelajaran Berdasarkan Ulangan 6: 6-9.” Jurnal Teologi (JUTEOLOG) 1, no. 2 (2021): 131–39.

Mamahit, Ferry Y. “Berteologi Secara Kontekstual-Injili: Sebuah Pertimbangan Parametris,” n.d.

Manao, Martin Luther, Mukhlis Manao, Asmat Purba, and Alon Mandimpu Nainggolan. “Spiritualitas Dan Urgensi Pemuridan Bagi Generasi Milenial.” DIDASKALIA: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 3, no. 1 (2022): 11–25.

Rizaldi, M Revikasya, Abdul Muhid, and Zuardin Arif. “Penggunaan Media Sosial Dan Implikasinya Terhadap Kesejahteraan Psikologis: Sebuah Tinjauan Literatur.” PsychoNutrition Student Summit 1, no. 1 (2024): 96–107.

Saputra, Gilang Wisnu, Muhammad Aldy Rivai, Mawaddatus Su’udah, Shepty Lana Gust Wulandari, Tyas Rosiana Dewi, and Fitroh Fitroh. “Pengaruh Teknologi Informasi Terhadap Kecerdasan (Intelektual, Spiritual, Emosional Dan Sosial) Studi Kasus: Anak-Anak.” Studia Informatika: Jurnal Sistem Informasi 10, no. 2 (2017).

Sidjabat, Binsen Samuel. Membesarkan Anak Dengan Kreatif, Panduan Menanamkan Iman Dan Moral Kepada Anak Sejak Dini. Penerbit Andi, 2024.

Sudaryanti, Sudaryanti. “Mendidik Anak Menjadi Manusia Yang Berkarakter.” Jurnal Pendidikan Anak 3, no. 2 (January 2017): 506–17. https://doi.org/10.21831/jpa.v3i2.11706.

Susabda, Yakub B. Mengenal Dan Bergaul Dengan Allah. PBMR ANDI, 2021.

Tabaleku, Roberth Edward, and Apriana Haelitik. “Metode Pendidikan Orang Tua Beda Agama Terhadap Pertumbuhan Iman Dan Implikasinya Pada Pendidikan Anak.” Inculco Journal of Christian Education 3, no. 1 (2023): 81–97.

Tampasigi, Ril, and Peniel C D Maiaweng. “Tinjauan Teologis Tentang Takut Akan Tuhan Berdasarkan Kitab Amsal Dan Implementasinya Dalam Hidup Kekristenan.” Jurnal Jaffray 10, no. 1 (2012): 118–47.

Tana, Anwar Jenris, and Milton T Pardosi. “Efektivitas Penginjilan Digital Sebagai Media Dan Tantangan Dalam Pemuridan Generasi Muda.” JUITAK: Jurnal Ilmiah Teologi Dan Pendidikan Kristen 2, no. 1 (2024): 14–26.

Wagiu, Nandari Prastica. “Implementasi Peran Orang Tua Menurut Ulangan 6:4-9 Dalam Pendidikan Agama Kristen Keluarga Di Gereja Masehi Injili Di Minahasa Jemaat Imanuel Aertembaga Bitung.” Jurnal Shanan 4, no. 2 (2020): 128–61. https://doi.org/10.33541/shanan.v4i2.1972.

Wati, Candra Nugraha. “PRINSIP Pemuridan Dalam Pendidikan Agama Kristen Dan Implementasinya Pada Remaja Di Era Digital.” Voice 2, no. 2 (2022): 1.

Waty, Fries, Tjutjun Setiawan, and Yanto Paulus Hermanto. “Mengatasi Degradasi Moral Anak Remaja Akibat Pengaruh Media Sosial.” Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi 3, no. 1 (2022): 39–53.

Zaluchu, Sonny Eli. “Strategi Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 2020. https://doi.org/10.46445/ejti.v4i1.167.

Downloads

Published

2025-06-17

How to Cite

Legi, H., Giban, Y., & Kainara, S. (2025). Dimuridkan oleh Algoritma, Digembalakan oleh Media Sosial: : Sebuah Refleksi Kritis Peran Pendidikan Kristiani dalam Keluarga. AMBASSADORS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 4(1), 29–45. https://doi.org/10.54369/ajtpk.v4i1.65

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.