Konsep Pendidikan Ibrani dan Implikasinya bagi Pelayanan Sekolah Minggu

Authors

  • yosia yosia STT Mawar Saron Lampung
  • Gabriel Nuhk Rembang STT Mawar Saron Lampung

DOI:

https://doi.org/10.54369/ajtpk.v3i2.54

Keywords:

Christianity\, education, Hebrew’s education, Sunday service, Kristen, Pendidikan, Pendidikan Ibrani, Sekolah Minggu

Abstract

Abstract: Sunday school education is often ignored and considered inferior to formal education. Even though the role of Sunday school is very important for the growth of Christian children’s faith, this article will examine the concept of Hebrew education from the Old Testament which then has an impact on today’s Sunday school services. The concept of Hebrew education is used as a model whose principles can be emulated so that Sunday school services can be carried out more optimally. Using descriptive qualitative methods through literature study, researchers found that Hebrew education is comprehensive, collaborative and theocentric. Therefore, several of these principles can be applied in Sunday school, namely first, Sunday school material must be comprehensive. Second, parental involvement is very important in children’s education at Sunday school. Third, the goal of education is to know God, carry out His commandments and live ethically.

Abstrak: Pendidikan sekolah minggu seringkali diabaikan dan dianggap lebih rendah daripada pendidikan formal. Padahal peranan sekolah minggu sangat penting untuk pertumbuhan iman anak-anak Kristen. Artikel ini hendak mengkaji konsep pendidikan Ibrani dari Perjanjian Lama yang kemudian berdampak untuk pelayanan sekolah minggu masa kini. Konsep pendidikan Ibrani dipakai sebagai model yang dapat dicontoh prinsip-prinsipnya sehingga pelayanan sekolah minggu dapat dijalankan lebih maksimal. Dengan metode kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, peneliti menemukan hasil penelitian bahwa pendidikan Ibrani bersifat komprehensif, kolaboratif dan teosentris. Karena itu, beberapa prinsip ini dapat diterapkan di sekolah minggu yakni pertama, materi sekolah minggu harus komprehensif. Kedua, keterlibatan orang tua sangat penting dalam pendidikan anak di sekolah minggu. Ketiga, tujuan pendidikan yakni mengenal Allah, menjalankan perintah-Nya dan hidup beretika.

References

Ambarita, Eka Agustina, Iwan Setiawan Tarigan, Berton Bostang, and H Silaban. “Kesetaraan Gender Berbasis Kejadian 1:26-27; 2:18: Upaya Rekontruksi Konseptual Kedudukan Laki-Laki Dan Perempuan Di Tengah-Tengah Gereja.” Jurnal Teologi Cultivation 7, no. 2 (2023): 2581–0510.

Baskoro, Paulus Kunto. “Prinsip-Prinsip Penggembalaan Berhati Hamba Menurut 1 Petrus 5: 2-3 Dan Implikasinya Bagi Pertumbuhan Jemaat.” Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen) 2, no. 2 (2020): 147–57.

Bengu, Renny Tade. “Analisis Problema Belajar Siswa Sekolah Umum Dalam Perspektif Pendidikan Agama Kristen Berdasarkan Perjanjian Lama Di Era Digital.” S e s a w I 5, no. 1 (2023): 166–83.

Elika Natalia Wijaya. “Metode Partisipasi Yang Digunakan Yesus Dalam Mengajar Di Injil Markus Dan Implikasinya Bagi Pelayanan Sekolah Minggu.” Seminari Alkitab Asia Tenggara, 2021.

Hotmarlina, Evinta, and Maria A. S. Sondjaja. “Prinsip-Prinsip Pak Anak: Sebuah Kajian Eksegesis Alkitab Dari Ulangan 6: 4-9.” Phronesis: Jurnal Teologi Dan Misi 5, no. 2 (2022): 7. https://doi.org/10.47457/phr.v5i2.259.

Hura, Sudiria, and Marde Christian Stenly Mawikere. “Kajian Biblika Mengenai Pendidikan Anak Dan Hakikat Pendidikan Anak Usia Dini.” EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership 1, no. 1 (2020): 15–33.

Leman, Asnita Basir. “Analisis Model Pembelajaran Pendidikan Kristen: Integrasi Wawasan Dunia Kristen Dalam Blended Learning.” Kerugma 3, no. 1 (2021): 1–18.

Limbong, J T. “Pendidikan Dan Pendampingan Terhadap Anak Sekolah Minggu Untuk Memaknai Tujuan Dari Pak Yakni Yesus Kristus Sebagai Tuhan,” 2020.

Nadeak, Sanjay, and Eva Sharon. “Strategi Orang Tua Dalam Mendidik Anak Usia Dini Menurut Amsal 22:6 Terhadap Perkembangan Kecerdasan Spiritual Anak Dan Implikasi Bagi Orang Percaya.” Jurnal Tabgha 3, no. 2 (2022): 130–54. https://doi.org/10.61768/jt.v3i2.31.

Nasrani, Yosef. “Implikasi Pendidikan Kristen Yang Transformatif Dalam Menyikapi Ibadah Online Di Tengah Wabah Covid 19.” DIDASKALIA : Jurnal Pendidikan Agama Kristen 2, no. 1 (2021): 17–32.

Pantan, Frans, Allen Jordi Ibrani, Evi Lioni, and Sekolah Tinggi Teologi Bethel Indonesia. “Pengembangan Konsep Mengajar MEBIG (Memory, Bible, Game) Indonesia Di Era Posmodern.” Jurnal Teruna Bhakti 5, no. 1 (2022): 29–38.

Panuntun, Daniel Fajar, Rinaldus Tanduklangi, Merry Adeng, Christian Eleyazar Randalele, Sekolah Tinggi, Agama Kristen, Negeri Toraja, Tana Toraja, and Sulawesi Selatan. “Model Ibadah Sekolah Minggu Kreatif-Interaktif Bagi Generasi Alfa Di Gereja Toraja.” BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual 2, no. 2 (2019): 193–208.

Priska Hutasoit, Andar Gunawan Pasaribu. “Landasan Alkitabiah Dalam Desain Kurikulum Dan Pengembangan PAK Dalam Pertumbuhan Iman Sekolah Minggu Gereja GBKP Doloksanggul Tahun 2024.” Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora 3, no. 4 (2024): 5479–91.

Ratag, Adolf Edwin. “Pengembanganan Kurikulum Sekolah Minggu.” LOGON ZOES: Jurnal Teologi, Sosial Dan Budaya 1, no. 1 (2017): 1–17. https://doi.org/10.53827/lz.v1i1.1.

Samuel Purdaryanto. “Landasan Histori Pendidikan Kristen Dan Relevansinya Dalam Pendidikan Kristen Masa Kini.” Sesawi: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 2, no. 2 (2021): 97–99.

Santo, Joseph Christ, and Yonatan Alex Arifianto. “Pertumbuhan Rohani Berdasarkan 1 Petrus 2:1-4 Dan Aplikasinya Dalam Kehidupan Orang Percaya.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika 5, no. 1 (2022): 1–21.

Setiawan, Samuel Agus, and Andrias Pujiono. “Urgenitas Penerapan Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Dalam Pelayanan Anak Sekolah Minggu.” Jurnal Teologi Injili 1, no. 2 (2021): 102–10. https://doi.org/10.55626/jti.v1i2.10.

Sinambela, Juita, Janes Sinaga, Bernard Maruli Hutabarat, Ramlen Woran, and Daniel Siswanto. “Teladan Moral Dalam Alkitab: Pendidikan Karakter Dari Kehidupan Tokoh Alkitab.” Global Education Journal 1, no. 3 (2023): 321–34. https://doi.org/10.59525/gej.v1i3.216.

Siringo, Samuel. “Real Kiddos : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Peran Orang Tua Sebagai Fasilitator Dalam Memberikan Pendidikan” 1, no. 2 (2023): 98–111.

Sitompul, Baginda, Afriani Manalu, Grace Metaria Sihombing, and Dasriana Ziraluo. “Implementasi Pendidikan Agama Kristen (PAK) Masa Yesus Di Sekolah.” EDUKASIA: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran 4, no. 1 (2023): 747–54. https://doi.org/10.62775/edukasia.v4i1.390.

Susanta, Yohanes Krismantyo. “Tradisi Pendidikan Iman Anak Dalam Perjanjian Lama.” BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 2019. https://doi.org/10.34307/b.v2i2.127.

Swom, Hermanus. “Sikap Pengabaian Orang Tua Terhadap Kebutuhan Rohani Anak Dalam Ibadah Sekolah Minggu Di Jemaat GKI I.S.Kijne Abepura - Jayapura.” MURAI: Jurnal Papua Teologi Konstekstual 3, no. 1 (2022): 48–54.

Tafonao, Endirman, and Yeremia Hia. “Analisis Teologis Tentang Pola Pengajaran Yesus Berdasarkan Matius 18 : 1-11 Dan Aplikasinya Bagi Guru Sekolah Minggu ‘ Eksistensi Guru Sekolah Minggu Dalam Membentuk Digital Quotient Kepada Anak ’. 3 Signifikan Dalam Membentuk Kecerdasan Digital Anak . P” 6, no. 2 (2022): 176–90.

Ton, Degunias, and Saedo Marbun. “Internalisasi Nilai-Nilai Teologis Shema Israel Dalam Implikasi Pendidikan Anak Masa Kini.” MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen 2, no. 2 (2023): 117–29. https://doi.org/10.55967/manthano.v2i2.38.

Trivena Andrianikus. “Konsep Alkitab (Ulangan 6:4-9) Tentang Pendidikan Agama Kristen Anak.” Jurnal Voice 1, no. 1 (2021): 1–10.

Tubagus, Steven. “Kajian Teologis Tentang Pendidikan Agama Kristen Dalam Alkitab.” BONAFIDE : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2020): 180–96.

———. “Kajian Teologis Tentang Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Alkitab.” Apostolos: Journal of Theology and Christian Education 3, no. 1 (2023): 39–51. https://doi.org/10.52960/a.v3i1.192.

Utomo, Bimo Setyo, and Eddy Tjondro. “Ulangan 31:9-13 Sebagai Landasan Strategi Guru Sekolah Minggu Dalam Mengajarkan ‘Takut Akan Tuhan.’” SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 2, no. 1 (2021): 34–48. https://doi.org/10.52220/sikip.v2i1.64.

Wangania, Judith, and Jammes Juneidy Takaliuang. “Harmonisasi Pola Asuh Orang Tua Dengan Pengajaran Sekolah Minggu Terhadap Pembentukan Karakter.” Missio Ecclesiae 10, no. 1 (2021): 19–36.

Wenas, Maria Lidya, and I Putu Ayub Darmawan. “Signifikansi Pendidikan Anak Dalam Perspektif Alkitab.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat 1, no. 2 (2017): 118–28.

Widiyanto, Mikha Agus, and Daniel Ronda. “Teologi Pendidikan Kristen Dalam Keluarga Berdasarkan Ulangan 6:4-9 Dan Implementasinya Pada Model Pembelajaran Berbasis Teori Pemrosesan Informasi.” Jurnal Shanan 6, no. 2 (2022): 19. https://doi.org/10.33541/shanan.v6i2.4013.

Yanis, R F. “Adaptasi Praktik Keagamaan Pada Masa Pandemi Covid-19 Pada Jemaat Gereja Beth-El Tabernakel Kristus Jawaban Di Denpasar, Bali.” Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial 3 (2024).

Downloads

Published

2024-12-20

How to Cite

yosia, yosia, & Rembang, G. N. (2024). Konsep Pendidikan Ibrani dan Implikasinya bagi Pelayanan Sekolah Minggu. AMBASSADORS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 3(2), 75–88. https://doi.org/10.54369/ajtpk.v3i2.54

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.